Sabtu, 15 Oktober 2011

Sang Seniman

bagai kanvas yang sedang dilukis
bagai kuas ditangan sang seniman
seperti itulah hidupku ditangan Mu
terukir perlahan

Tak hanya tinta berwarna cerah yang Ia goreskan
tinta berwarna gelap pun ikut dipakaiNya
tidak hanya rasa senang yang aku alami
perih pun ikut menyempurnakan kehidupanku

Lukisan itu belum sempurna
sama halnya dengan hidupku
rencanaNya dan pekerjaanNya sajalah
yang akan menyenpurnakan

aku izinkan Tuhan menjadi seniman hidupku
karena aku tak akan ragu akan masa depanku
bila Ia yang menentukan warna-warna kehidupan
Dialah seniman yang bijaksana

aku ingin menjadi lukisannya
lukisan yang menjadi berkat bagi yang melihat
menjadi lukisan dimana orang-orang bisa melihat ku
dengan senyum indah diwajahnya

ini aku Tuhan,
aku siap menjadi kanvasMu
aku yakin Engkau telah merencanakan sebuah lukisan
yang tak pernah aku bayangkan

lukisan yang menjadi berkat :)
God bless you all <3

by: Hana Permata Christy S

1 komentar:

Ismiaprial mengatakan...

yupz, ikhlas menerima takdir, tp tetap berusaha

Posting Komentar